Astaga... seharusnya dia tidak bisa serakah..
Saya lahir
di keluarga miskin perdesaan, ke-2 orangtua saya hanya sepasang petani…
Saat saya berkuliah di kota, saya senantiasa dihina serta diejek, cuma
lantaran saya yaitu orang miskin

Rekan-
rekan saya semua terlahir dari keluarga kaya, sesudah lulus kuliah,
mereka dengan gampang dapat memperoleh pekerjaan, karena orang-tua
mereka kaya. Cuma dengan duit, hidup mereka jadi begitu tambah lebih
mudah…
Namun saya, ingin bagaimana juga saya tetaplah yaitu anak
petani, saya begitu malu bakal latar belakang keluarga, hingga sejak
kuliah, saya telah tak pernah kembali pada tempat tinggal orangtua…
Sesudah lulus, saya juga giat bekerja, hingga pada akhirnya saya
menduduki jabatan yang lumayan tinggi di satu perusahaan. Waktu itu umur
saya 26 th., serta ketika itu jugalah saya mengetahui " dia "...
Dia
yaitu seseorang entrepreneur kaya raya, saya mengetahui dia di satu
acara perusahaan.. Beritanya, dia segera suka pada saya pertama kalinya
berjumpa, walau rekanan kerja saya menyampaikan umurnya telah 68 th.,
namun saya tak keberatan dengan hal itu..
Waktu itu, saya cuma
menginginkan jadi orang yang kaya, orang yang bisa bikin kebanyakan
orang iri. Akhirnya saya juga selalu berupaya mendekati dia. Ya,
lantaran dia juga suka pada saya, kami juga dengan cepat telah merajut
jalinan.
Dia
menceritakan kalau istrinya telah wafat bertahun- th. waktu lalu, dia
cuma menginginkan saya mencintainya dengan tulus, jadi dia akan tidak
menyakiti saya… Satu tahun merajut jalinan dengannya, baju serta
aksesoris
bermerk juga penuhi badan saya, saya mengendarai mobil elegan, semua ini
bikin saya begitu yakin diri untuk menghadiri acara reuni rekan kuliah
saya…
Waktu itu,
saya terasa, mimpi saya telah terkabul. Semua rekan- rekan kuliah saya
melihat saya dengan tatapan sungkan serta iri, saya begitu bangga dengan
hal ini. Makin lama, saya makin serakah, saya memaksa dia untuk menikah
dengan saya.. Awal mulanya, ia tak sepakat tentang hal semacam ini,
namun selanjutnya, ia setuju…
kami juga
menikah. Tetapi, ketika saya terasa hidup saya sangatlah prima, pada
hari itu juga, hidup saya segera jatuh ke neraka! Saat kami menikah
waktu itu, semuanya acara pernikahan jalan dengan lancar, saya
mengundang semua rekan saya, supaya mereka semua dapat lihat, hidup saya
sudah sangat sukses..
Hingga saat
malam hari, saya fikir saya tak bisa melupakan malam pertama yang
indah, karenanya saya berniat mengenakan pakaian tidur yang seksi. Namun
siapa kira, saat dia lihat saya, dia segera wafat saat itu juga!
Sesudah di check, saya baru tahu, nyatanya suami saya sampai kini telah
menderita penyakit jantung tingkat akut… Saya segera terkulai lemas,
dalam hati saya memikirkan : Oh, tidak… Saya bukanlah berniat!
Saat
ini, kebanyakan orang didunia ini sudah tahu bakal hal itu. Kebanyakan
orang mengejek kalau saya yaitu siluman, siluman yang cuma memakai pria,
siluman yang bakal membunuh si pria apabila telah mendapatkan harta!
Bahkan juga ada juga yang menebarkan berita kalau, pria mana juga yang
menikah dengan saya, pasti akan mati saat malam pertama!
Saya
tidak paham mesti berbuat apa… Saat ini saya begitu ingin pulang ke
rumah, pulang kedalam pelukan bapak serta ibu… Tetapi kebanyakan orang
di desa juga sudah mengetahui kondisi saya, saya takut saat pulang juga,
cuma hinaan serta caci maki yang saya dapat…
Saya takut, saya
tak siap hadapi semua cobaan dalam hidup ini, rasa-rasanya menginginkan
mati saja… Menurut anda, apa yang harus saya kerjakan saat ini..???